HUBUNGAN TINGKAT ANXIETAS DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI YANG RAWAT JALAN DI RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2018

  • Karina Eka Pratiwi Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat, Jl. Diponegoro No.39 Palu 94221, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Andi Soraya Tenri U Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat, Jl. Diponegoro No.39 Palu 94221, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Magdalena Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat, Jl. Diponegoro No.39 Palu 94221, Sulawesi Tengah, Indonesia
Keywords: Anxietas, RSU. Anutapura, Hipertensi

Abstract

Anxietas masih merupakan masalah di seluruh dunia. Hal ini di buktikan dengan tingginya angka prevelensi Anxietas di dunia terutama di Indonesia sendiri. Efek simpatik meningkatkan tekanan darah selain itu juga stress atau ketegangan Jiwa dapat merangsang kelenjar suprarenal melepaskan hormon adrenalin dan memacu jantung berdenyut lebih cepat serta lebih kuat, sehingga tekanan darah akan meningkat. Penderita Hipertensi di RSU Anutapura Palu yang rawat jalan tahun 2017 adalah 206 orang yang dirasa perlu untuk melakukan evaluasi terhadap hubungan tingkat kecemasan dengan derajat hipertensi sehingga dapat mengurangi angka penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat anxietas dengan derajat hipertensi pada penderita hipertensi yang rawat jalan di RSU Anutapura Palu tahun 2018. Penelitian ini bersifat analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Pengumpulan data hubungan tingkat anxietas dengan derajat hipertensi dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan menggunakan skoring HARS untuk tingkat anxietas. Dilakukan uji korelasi pada batas kemaknaan sig = 0,05 melalui program SPSS. Dari 65 sampel penderita hipertensi ditemukan korelasi yang bermakna (p=0,04) antara tingkat anxietas dengan derajat hipertensi dengan koefisien korelasi sebesar 0,260 (hubungan yang lemah). Semakin tinggi tingkat anxietas,semakin tinggi deajat hipertensi. Anxietas dapat memperberat derajat hipertensi pada penderita hipetensi

Downloads

Download data is not yet available.

References

Katona, C. Et al 2012. Psychiatry at a glance, fifth edition, Oxford,UK: Willey Blackwell : 30-31

Segal, D. L., June, A., Payne, M., Coo-lidge, F. L., & Yochim, B. (2010). Devel-opment and initial validation of a self-report assessment tool for anxiety among older adults: The Geriatric Anxiety Scale. Journal of Anxiety Disorders, 24, 709-714

Sadock, B. J. Et al 2017. Buku Ajar Psikiatri Klinis, Edisi kedua, Jakarta, EGC : 230-231

Fiedorowicz JG, He J, Merikangas KR. The association between mood and anxie-ty disorders with vascular diseases and risk factors in a nation¬ally representative sample. J Psychosom Res. 2011;70(2):145–154.

Kementerian Kesehatan. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Riskesdas 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Published
2023-01-02
How to Cite
Eka Pratiwi, K., Tenri U, A. S., & Magdalena. (2023). HUBUNGAN TINGKAT ANXIETAS DENGAN DERAJAT HIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI YANG RAWAT JALAN DI RSU ANUTAPURA PALU TAHUN 2018. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 4(3), 93-97. https://doi.org/10.31970/ma.v4i3.107
Section
Articles