PERBEDAAN KARAKTERISTIK PENDERITA DIABETES MELITUS DENGAN KOMPLIKASI NEUROPATI YANG BEROBAT JALAN DI RSU ANUTAPURA PALU SETELAH 6 BULAN

  • Ruslan Ramlan Ramli Program Studi pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Asrini Muslima Sari Program Studi pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
  • Amelia Hasanah Program Studi pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
Keywords: DM, Neuropati, RSU Anutapura

Abstract

Diabetes  mellitus  (DM)  merupakan  penyakit  degeneratif  yang diperkirakan akan terus meningkat prevalensinya. Diabetes melitus dengan komplikasi neuropati dapat mengganggu aktifitas kehidupan manusia yaitu dapat mengakibatkan ulkus pada kaki, amputasi, luka pada kulit yang sukar sembuh dan disfungsi seksual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan gambaran karaktersitik sebelum dan setelah 6 bulan pada penderita diabetes melitus dengan komplikasi neuropati yang datang dan berobat jalan di Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu. Metode penelitian adalah desktriptif analitik dengan desain cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner kepada semua pasien penderita diabetes melitus dengan komplikasi neuropati yang datang dan berobat jalan di RSU Anutapura Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Karakteristik pasien diabetes melitus dengan komplikasi neuropati yang datang dan berobat jalan di RSU Anutapura Palu yaitu jenis kelamin (p=0,203) dan obesitas (p=0,192); p>0,05 tidak ditemukan perbedaan sebelum dan setelah 6 bulan kemudian pada pasien diabetes melitus dengan komplikasi neuropati yang datang berobat jalan di RSU Anutapura Palu. Karakteristik usia (p=0,00) dan lama menderita diabetes melitus (p=0,00); p<0,05 ditemukan perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah 6 bulan kemudian pada pasien diabetes melitus dengan komplikasi neuropati yang datang dan berobat jalan di RSU Anutapura Palu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Standards of medical care in diabetes - 2013. Diabetes Care. 2013. doi:10.2337/dc13-S011
2. International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas 7th Edition Brussels, Belgium. idf.org. 2015. doi:10.1289/image.ehp.v119.i03
3. Dinas Kesehatan Republik Indonesia. Riset Kesehatan Dasar. Diabetes Mellit. 2013. doi:1 Desember 2013
4. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. In: ; 2016.
5. Dinas Kesehatan Kota Palu. In: ; 2017.
6. RSU Anutapura Palu.(2018).
7. Olokoba AB, Obateru OA, Olokoba LB. Type 2 diabetes mellitus: A review of current trends. Oman Med J. 2012. doi:10.5001/omj.2012.68
8. CDC. National Diabetes Fact Sheet. Centers Dis Control Prev US Dep Heal Hum Serv. 2011. doi:Centers for Disease Control and Prevention. National diabetes fact sheet: national estimates and general information on diabetes and prediabetes in the United States, 2011. Atlanta, GA: U.S. Department of Health and Human Services, Centers for Disease Con
9. Wu Y, Ding Y, Tanaka Y, Zhang W. Risk factors contributing to type 2 diabetes and recent advances in the treatment and prevention. Int J Med Sci. 2014. doi:10.7150/ijms.10001
10. Sari AM, Ramli RR, Muchtar M. Faktor-Faktor Yang Ada Hubungan Dengan Derajat Nyeri Neuropati Pada Penderita Diabetes Mellitus Yang Berobat Jalan Di RSU Anutapura Palu Tahun 2018.; 2018.
11. Hasanah A, Kamissy S, Da Lima MR. Profil Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Komplikasi Neuropati Yang Rawat Jalan Di RSU Anutapura Palu.; 2019.
12. Hutapea FS, Kembuan MAHN, P.S. JM. Gambaran klinis neuropati pada pasien diabetes melitus di Poliklinik Neurologi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou periode Juli 2014 – Juni 2015. e-CliniC. 2016. doi:10.35790/ecl.4.1.2016.12115
13. Tanhardjo J, Pinzon RT, Sari LK. PERBANDINGAN RERATA KADAR HbA1c PADA PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN NEUROPATI DAN TANPA NEUROPATI SENSORI MOTOR. Berk Ilm Kedokt Duta Wacana. 2016. doi:10.21460/bikdw.v1i2.13
14. Papatheodorou K, Papanas N, Banach M, Papazoglou D, Edmonds M. Complications of Diabetes 2016. J Diabetes Res. 2016. doi:10.1155/2016/6989453
15. Hutapea FS, Kembuan MA, Maja JP FKUSR. Gambaran klinis neuropati pada pasien diabetes melitus di Poliklinik Faisal S Hutapea 2 Mieke A. J e-Clinic. 2016.
16. Jaiswal M, Divers J, Isom S, et al. Prevalence and clinical correlates of diabetic peripheral neuropathy among youth with type 1 diabetes: Search for diabetes in youth cohort study. Diabetes. 2014.
17. Suyanto, Susanto A. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Neuropati Perifer Diabetik. J Keperawatan dan Pemikir Ilm. 2016.
18. Wang DD, Bakhotmah BA, Hu FB, Ali Alzahrani H. Prevalence and correlates of diabetic peripheral neuropathy in a Saudi Arabic population: A cross-sectional study. PLoS One. 2014. doi:10.1371/journal.pone.0106935
19. Tomić M, Poljičanin T, Pavlić-Renar I, Metelko Ž. Obesity - A risk factor for microvascular and neuropathic complications in diabetes? Diabetol Croat. 2003.
20. Verma S, Hussain ME. Obesity and diabetes: An update. Diabetes Metab Syndr Clin Res Rev. 2017. doi:10.1016/j.dsx.2016.06.017
21. Boden G. Obesity, insulin resistance and free fatty acids. Curr Opin Endocrinol Diabetes Obes. 2011. doi:10.1097/MED.0b013e3283444b09
22. Boillot A, Zoungas S, Mitchell P, et al. Obesity and the Microvasculature: A Systematic Review and Meta-Analysis. PLoS One. 2013. doi:10.1371/journal.pone.0052708
Published
2020-05-06
How to Cite
Ramlan Ramli, R., Muslima Sari, A., & Hasanah, A. (2020). PERBEDAAN KARAKTERISTIK PENDERITA DIABETES MELITUS DENGAN KOMPLIKASI NEUROPATI YANG BEROBAT JALAN DI RSU ANUTAPURA PALU SETELAH 6 BULAN. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 2(1), 136-143. Retrieved from http://jurnal.fkunisa.ac.id/index.php/MA/article/view/46
Section
Articles