PENGARUH HIGIENE LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT KECACINGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARUWISI

  • Muhammad Fajar Qusyairi Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia
  • Nurfchanti Fattah Departemen Parasitologist, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia
  • Dhian Karina Aprilani Hattah Departemen Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia
  • Santriani Hadi Departemen Parasitologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia
  • Windy Nurul Aisyah Kurikulum dan Asesmen, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Ayu Puspitasari Departemen kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia
  • Nungki Mahesarani Puskesmas Karuwisi, Dinas Kesehatan Kota Makassar
Keywords: Anak Sekolah, Higiene Lingkungan, Kecacingan, Puskesmas Karuwisi

Abstract

ABSTRAK

Penyakit kecacingan merupakan masalah kesehatan lingkungan yang prevalensinya masih tinggi pada anak sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aspek higiene lingkungan terhadap kejadian kecacingan di wilayah kerja Puskesmas Karuwisi. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional terhadap 70 responden anak usia 6-12 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi lingkungan, dan pemeriksaan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan angka kejadian kecacingan sebesar 34,3%. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara ketersediaan air bersih (p=0,024), pengelolaan air limbah (p=0,018), sarana pembuangan kotoran (p<0,001), dan pengelolaan sampah (p=0,016) dengan kejadian kecacingan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah keempat aspek higiene lingkungan berpengaruh signifikan terhadap infeksi cacing pada anak, dengan sarana pembuangan kotoran sebagai faktor risiko yang paling dominan. Diperlukan upaya peningkatan sanitasi dasar dan edukasi berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

 

ABSTRACT

Helminthiasis is an environmental health problem with a high prevalence among school-aged children. This study aims to analyze the influence of environmental hygiene aspects on the incidence of helminthiasis in the Karuwisi Health Center working area. This research is an analytical observational study with a cross-sectional design involving 70 respondents aged 6-12 years. Data collection was conducted through questionnaires, environmental observations, and laboratory examinations. The results showed that the incidence rate of helminthiasis was 34.3%. Bivariate analysis indicated a significant relationship between clean water availability (p=0.024), wastewater management (p=0.018), excreta disposal facilities (p<0.001), and waste management (p=0.016) with the incidence of helminthiasis. The conclusion of this study is that all four aspects of environmental hygiene significantly influence worm infections in children, with excreta disposal facilities being the most dominant risk factor. Efforts to improve basic sanitation and continuous education for the community in the area are highly necessary.

Downloads

Download data is not yet available.

References

World Health Organization (WHO). (2023). Soil-transmitted helminth infections: Fact sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/soil-transmitted-helminth-infections.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Sungkar, S., Mustika, S., Ramadani, K. D., Sari, R. M., Nurhayati, N., & Kurniawan, A. (2022). High prevalence of soil-transmitted helminth infections among school children in East Nusa Tenggara and West Papua provinces, Indonesia. Acta Tropica, 225, 106205. https://doi.org/10.1016/j.actatropica.2021.106205.

Handayani, S. (2021). Prevalensi dan Faktor Risiko Infeksi Soil-Transmitted Helminths pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Epidemiologi.

Garcia, L. S. (2020). Diagnostic Medical Parasitology. ASM Press.

Fattah, N., Arifin, A. F., Hadi, S., & Imam, F. R. S. (2020). Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Penyakit Kecacingan. UMI Medical Journal, 5(Issue), 78.

Susanto, B. (2021). Analisis Kualitas Air Bersih terhadap Prevalensi Helminthiasis pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat.

Handayani, S. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Infeksi Cacing Gelang pada Anak di Kawasan Agrikultur. Jurnal Higiene dan Sanitasi.

Wahyudi, T. (2021). Hubungan Kepemilikan Jamban Sehat dengan Kejadian Helminthiasis pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Lingkungan dan Epidemiologi.

Saputra, A. (2022). Hubungan Kondisi Fisik Rumah dan Sanitasi Dasar dengan Kejadian Kecacingan. Jurnal Kesehatan Global.

Published
2026-04-07
How to Cite
Muhammad Fajar Qusyairi, Nurfchanti Fattah, Dhian Karina Aprilani Hattah, Santriani Hadi, Windy Nurul Aisyah, Ayu Puspitasari, & Nungki Mahesarani. (2026). PENGARUH HIGIENE LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT KECACINGAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARUWISI. Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 8(01), 1513-1518. https://doi.org/10.31970/ma.v8i01.443
Section
Articles