HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN IBU, WAKTU PERTAMA KALI PEMBERIAN MP-ASI, DAN STATUS EKONOMI DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA DI PUSKESMAS MAMBORO TAHUN 2018

  • Ella Anggi Famela S. Lalusu Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairat
  • Andi Handriyati
  • Ahmad Zaifullah Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairat
Keywords: MP-ASI, Balita, Tingkat Pendidikan, Status Ekonomi, Gizi Kurang

Abstract

Upaya peningkatan status kesehatan dan gizi bayi/anak umur 0-24 bulan melalui perbaikan perilaku masyarakat dalam pemberian makanan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari upaya perbaikan gizi secara menyeluruh. Ketidaktahuan tentang cara pemberian makanan bayi dan anak, dan adanya kebiasaan yang merugikan kesehatan, secara langsung dan tidak langsung menjadi penyebab utama terjadinya masalah kurang gizi pada anak, khususnya pada umur dibawah 2 tahun. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu, waktu pertama kali pemberian MP-ASI, dan status ekonomi dengan kejadian gizi kurang pada balita di Puskesmas Mamboro Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan Case Control, dimana case berjumlah 15 orang dan kontrol 15 orang. Hasil  menunjukkan bahwa dengan uji Chi-square : Di wilayah kerja Puskesmas Mamboro didapatkan hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ibu (p:0,000) saat pemberian MP-ASI (p:0,000) dan status ekonomi (p:0,000) dengan kejadian gizi kurang pada balita. Disimpulkan bahwa tingkat Pendidikan ibu, status ekonomi, serta saat pertama kali pemberian MP-ASI sangat berpengaruh terhadap kejadian gizi kurang pada balita.

Downloads

Download data is not yet available.

References

dr.suparyanto, M.Kes., Juli 2010. “ KONSEP DASAR STATUS EKONOMI ”. (http://dr-suparyanto.blogspot.com/2010/07/konsep-dasar-status-ekonomi.html, diakses 19 Januari 2015).
2. Samuel Bowles., Herbert Gintis. 2013. “ Schooling In Capitalist America: Educational Reform and the Contradictions of Economic Life “.
3. Supriyoko,Ki.2012.“ HDI DAN MUTU MANUSIA INDONESIA “.
http://p3m.amikom.ac.id/pics/2013/10/052435-1792-2013-07-21-KEDRAK-HDI-Mutu-Manusia-Indonesia.pdf.
4. Sulistyowati Heny. 2011. “ Hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan pola pemberian MP-ASI dengan status gizi balita usia 6 - 24 bulan di Kabupaten Blora “. (On-line) http://digilib.unnes.ac.id/gsdi /collect/skripsi/archives/ HASHd44c/f6799571.dir/doc.pdf.
5. Supriyanti Eka. 2011. “ Studi pola pemberian MP-ASI pada baduta (6-24 bulan) diwilayah kerja puskesmas Semeru kecamatan Benowo kota Surabaya “ (on¬line). Terdapat pada: http//www Top/skripsi/fakultas kesehatan masyarakat/2011/gllhub-gdl-S1-20011-Supriyatie-2685.
6. Adwinaya Vany. 2012. “ Panduan dan Resep MP ASI ”, (Online) http://www.squidoo.com
7. Bila Fajri. 2012. “ Pengertian MP-ASI “, (online), http://www.infogue.com
8. Farid A, 2012. “ Mengenalkan MP ASI Setelah Bayi berusia 6 Bulan, (online), http://www.tipsbayi.com “
9. Fodhori Irfan, 2012, “ Makanan Pendamping ASI ”, (online), http://www.kompasiana.com
10. Indah F, 2012, ” Pemberian Makanan Pendamping ASI “, (online), http://www.carapedia.com
11. Soepardi, J. gizi kurang di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. 2011.
12. Trihono.Riset kesehatan dasar. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. 2013.
13. Primadi, O. Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. 2015..
14. Primayani, D. Status gizi kurangpada balita di puskesmas, kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. Sari Pediatri, Vol. 11, No. 2. 2012. Diakses 9 maret 2014 dari saripediatri.idai.or.id/pdfile/11-2-3.pdf‎
15. Putri, R. Artikel penelitian: Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang. Padang: Jurnal Kesehatan Andalas. 2015.
16. Suhendri, U. Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi anak dibawah 5 tahun (balita) di Puskesmas Sepatan Kabupaten Tangerang tahun 2013.FKIK Univ. Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. 2011.
17. Kathryn Dewey, Chessa Lutter, Jose Martines.Guiding Principles for Complementary feeding of The Breastfed Child: AMERICAN HEALTH ORGANIZATION WORLD HEALTH ORGANIZATION; 2001.
18. Homayoun Ludin, Khursid Jahan, Ugyen Dendup, et al. Best Feeding Wholesome Baby Food Recipes from asian homes to complement Breastfeeding:IBFAN ASIA; 2014.
19. Understanding Growth and Development Patterns of Infants. Virginia State University: Novella J. Ruffin; 2012.
20. Infant and young child feeding Model Chapter for textbooks for medical students and allied health professionals: WHO; 2012.
21. Early Initiation of Complementary Feeding and Associated Factors among 6 Months to 2 Years Young Children, in Kamba Woreda, South West Ethiopia: A Community –Based Cross - Sectional Study: Eskezyiaw Agedew, et all; 2014.
22. Riset Kesehatan Dasar: Badan LITBANGKES; 2013.
23. Motte A et al. Importance of Exclusive Breast Feeding; 2014
24. Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu pada bayi yang Berkunjung ke Unit Pediatri Rawat Jalan; Soepardi Soedibyo dan Winda F; 2012.
25. PedomanPenggunaa KMS SK-Menkes: KEMENKES; 2010.
26. Antonius H. Pudjiadi, Badriul Hegar. Pedoman Pelayanan Medis Ikatan Dokter Anak Indonesia: IDAI; 2012.
27. Succsess factors for women’s and Chlidren’s Health. Egypt: WHO Library Cataloguing-in-Publication Data; 2015.
Published
2019-12-31
How to Cite
Famela S. Lalusu, E. A., Handriyati, A., & Zaifullah, A. (2019). HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN IBU, WAKTU PERTAMA KALI PEMBERIAN MP-ASI, DAN STATUS EKONOMI DENGAN KEJADIAN GIZI KURANG PADA BALITA DI PUSKESMAS MAMBORO TAHUN 2018. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 1(3), 126-131. Retrieved from http://jurnal.fkunisa.ac.id/index.php/MA/article/view/44
Section
Articles