Perbandingan PERBANDINGAN KUALITAS PREPARAT SITOPATOLOGI CAIRAN EFUSI PLEURA DENGAN PEWARNAAN GIEMSA DAN PAPANICOLAU

  • Janita Aulogia Pamusok Fakultas Kedoktera, Universitas Tadulako
  • Gina Andyka Hutasoit Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
  • Nur Syamsi Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
  • Rosa Dwi Wahyuni Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Tadulako
Keywords: Efusi pleura, sitopatologi, giemsa, papanicolau

Abstract

ABSTRAK

Pemeriksaan sitopatologi berperan penting dalam menunjang diagnosis berbagai kondisi patologis, terutama pada kasus efusi pleura, dimana kualitas preparat sangat dipengaruhi oleh metode pewarnaan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas preparat sitopatologi cairan efusi pleura menggunakan metode pewarnaan giemsa dan papanicolaou. Studi kuantitatif komparatif dengan desain post-test only dilakukan pada 52 sampel efusi pleura yang diperoleh melalui pengambilan sampel total dari pasien yang menjalani torakosentesis di Rumah Sakit Umum Undata Palu, pada Juli 2025. Setiap sampel dipreparasi menggunakan kedua teknik pewarnaan dan dievaluasi berdasarkan morfologi sel, kontras inti, kontras sitoplasma, dan kebersihan latar belakang. Uji Mann–Whitney U menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua metode (p < 0,001), yang mengindikasikan bahwa pewarnaan papanicolaou memberikan kontras inti dan sitoplasma yang lebih unggul.

ABSTRACT

Cytopathological examination plays an important role in supporting the diagnosis of various pathological conditions, particularly in cases of pleural effusion, where the quality of the preparations is greatly influenced by the staining method used. This study aimed to compare the quality of cytopathological preparations of pleural effusion fluid using giemsa and papanicolaou staining methods. A comparative quantitative study with a post-test only design was conducted on 52 pleural effusion samples obtained through total sampling from patients undergoing thoracentesis at Undata General Hospital Palu, in July 2025. Each sample was prepared using both staining techniques and evaluated based on cell morphology, nuclear contrast, cytoplasmic contrast, and background cleanliness. The Mann–Whitney U test showed a significant difference between the two methods (p < 0.001), indicating that papanicolaou staining provides superior nuclear and cytoplasmic contrast.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hayuningrum DF. Diagnosis Efusi Pleura. Jurnal Penelitian Perawat Profesional. 2020;2(4):529–36. Available from: http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP

Hutagalung N, Susilawati S, Inggarsih R. Hubungan Karakteristik Klinis Dan Etiologi Pada Pasien Efusi Pleura Di RSUD Dr. Mohammad Hoesin Tahun 2019. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijayas. 2022 Sep 15 [cited 2025 Apr 3];9(3):245–52. Available from: https://jkk-fk.ejournal.unsri.ac.id/index.php/jkk/article/view/288

Setiawan budi, Maulani Y. Profil Sitologi Efusi Pleura Maligna di RSUD Dr Soedono Madiun Periode Tahun 2021-2023. PLENARY HEALTH : JURNAL KESEHATAN PARIPURNA. 2024 [cited 2025 Jun 15];1(3):377–82. Available from: https://publikasi.abidan.org/index.php/plenary-health/article/view/637

Dila TR, Raharjo N, Rukmana DI, Kesehatan P, Kesehatan K, Timur K. Perbandingan Pewarnaan Giemsa, Diff Quick, Dan Papanicolau Preparat Efusi Pleura Di RSUD A.W.SJHRANIE. Jurnal Kesehatan Tambusai. 2023 [cited 2025 Mar 22];4(3):4252–8. Available from: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/download/18768/14135/62281

Wiwi, Maulani Y. Analisis Perbandingan Kualitas Pewarnaan Papanicolau Dan Giemsa Pada Bilasan Bronkus Karsinoma Paru. PLENARY HEALTH : JURNAL KESEHATAN PARIPURNA. 2024 [cited 2025 Mar 15];1(3):430–3. Available from: https://publikasi.abidan.org/index.php/plenary-health/article/view/646

Dubal SB, Pathuthara S, Yadav S, Rekhi B. An uncommon diagnosis in pleural effusion cytology. Cytojournal. 2021 Nov 3;18:29.

Sathawane P, Kamal MM, Deotale PR, Mankar H. Nuances of the Papanicolaou stain. Cytojournal. 2022 Jun 14;19:43 .

Published
2026-04-07
How to Cite
Janita Aulogia Pamusok, Gina Andyka Hutasoit, Nur Syamsi, & Rosa Dwi Wahyuni. (2026). Perbandingan PERBANDINGAN KUALITAS PREPARAT SITOPATOLOGI CAIRAN EFUSI PLEURA DENGAN PEWARNAAN GIEMSA DAN PAPANICOLAU . Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 8(01), 1478-1484. https://doi.org/10.31970/ma.v8i01.424
Section
Articles