HUBUNGAN GAMBARAN USG DENGAN GEJALA KLINIS PENDERITA NEPHROLITHIASIS YANG DIRAWAT DI RSU ANUTAPURA DAN RSUD UNDATA PALU TAHUN 2018

  • Ni Ketut Garnis Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairat
  • Mukramin Amran Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairat
  • Mohamad Fandy Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairat
Keywords: USG, Nephrolithiasis, Penyakit Ginjal

Abstract

Di Indonesia, penyakit ginjal yang cukup sering dijumpai antara lain adalah penyakit Nephrolithiasis.Prevalensi penderita nephrolithiasis di Indonesia sebesar 0,6%. Ginjal merupakan tempat tersering terjadinyabatu dibandingkan dengan tempat saluran kemih yang lainnya. Akibat dari batu yang berlokasi diginjal akanmemberikan gejala nyeri kolik, hematuria, mual dan muntah serta keluar batu pada saat berkemih.Pemeriksaan USG sebaiknya digunakan sebagai pemeriksaan radiologi yang utama, Pemeriksaan ini sangatefektif dalam mendeteksi lokasi dan ukuran batu pada daerah ginjal. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui hubungan gambaran USG dengan gejala klinis penderita Nephrolithiasis yang di rawat di RSUAnutapura dan RSUD Undata Palu Tahun 2018. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan designstudy cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Pengumpulan datadilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan case report pada pasien nephrolithiasis. Analisisdata menggunakan SPSS 21 dengan uji chi-square, uji Kruskal-Wallis dan uji Fisher’s pada batas kemaknaanα=5%. Hasil penelitian yakni ditemukan nyeri kolik berhubungsn dengan lokasi kaliks (p=0,013), hematuriaberhubungan dengan lokasi pelvic (p=0,000), mual dan muntah berhubungan dengan lokasi kaliks (p=0,021),batu saat berkemih berhubungan dengan lokasi pelvic (p=0,008), dan ukuran batu <10MM berhubungandengan adanya batu saat berkemih (p=0,033; OR 0,373). Tidak ditemukan hubungan yang bermakna(p>0,05) antara ukuran batu dengan gejala nyeri kolik, hematuria, mual dan muntah. Disimpulkan bahwa adahubungan antara lokasi dengan gejala klinis nyeri kolik, hematuria, mual dan muntah, batu saat berkemih,serta ada hubungan antara ukuran batu dengan gejala batu saat berkemih

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alan, 2012. Campbe-Wals Urology 10th. Esevier Saunders, Philadelphia.

Asplin, et.al, 2013. Nefrolitiasis. Nefrologi dan Gangguan Asam Basa. EGC, Jakarta.

Budjang, 2008. Radiologi Diagnostik Edisi 2. Balai Penerbit FK UI, Jakarta.

Kementrian Kesehatan RI, 2017. Laporan Riset Kesehatan Dasar 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta

Patel et.al, 2006. Saluran Kemih (Lecture Notes Radiologi). Erlangga, Jakarta.

Purnomo, 2014. Batu Saluran Kemih, Dasar-Dasar Urologi. Sagung Seto, Malang.

RSU Anutapura Palu, 2018. Data Rekam Medik 2018. RSU Anutapura, Palu.

RSUD Undata Palu, 2018. Data Rekam Medik 2018. RSUD Undata, 2018.

Sjamsuhidrajat, 2004. Buku Ajar Ilmu Bedah. EGC. Jakarta.

Published
2019-04-26
How to Cite
Garnis, N. K., Amran, M., & Mohamad Fandy. (2019). HUBUNGAN GAMBARAN USG DENGAN GEJALA KLINIS PENDERITA NEPHROLITHIASIS YANG DIRAWAT DI RSU ANUTAPURA DAN RSUD UNDATA PALU TAHUN 2018. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 1(1), 38-44. Retrieved from http://jurnal.fkunisa.ac.id/index.php/MA/article/view/23
Section
Articles