ANALISIS HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN STATUS GIZI SISWA SD DI KOTA PALU

  • Andi Yulinda Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairat
  • Dewi Suriany Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairat
  • salmah suciaty Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairat
Keywords: Tingkat Stres, status gizi, siswa SD

Abstract

Stres merupakan masalah kesehatan nomor empat di dunia dan akan menjadi nomor dua pada tahun 2020. Stres tidak mengenal usia dan dapat dialami siapa saja termasuk anakanak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan status gizi siswa SD di Kota Palu pada masa penelitian. Penelitian ini dilakukan terhadap 269 subyek penelitian yang merupakan siswa SD di Kota Palu dari tanggal 28 November 2015sampai 13 Februari 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Proportionate-Stratified Random Sampling. Data diolah menggunakan perangkat lunak SPSS versi 17,0. Hasil uji mengatakan bahwa tidak ditemukan hubungan antara tingkat stresdengan status gizi siswa SD di Kota Palu (p>0,05 hasil uji Spearman Correlations). Hasil uji mengatakan bahwa tidak ditemukan hubungan antara tingkat stres dengan status gizi siswa SD di Kota Palu (p> 0,05 hasil uji Kruskal Wallis Test) dengan perbedaan status gizi berdasarkan tingkat stres sebagai berikut tidak stres dengan status gizi normal sebesar(61.2%), tidak stres dengan status gizi lebih (20.7%) dan tidak stres dengan status gizi kurang(18.1%). Stres ringan dengan status gizi normal (62.2%) stres ringan dengan status gizi lebih(24.3%) dan stres ringan dengan status gizi kurang (13.5%). Kesimpulan penelitian adalah Tidak ditemukan hubungan antara tingkat stres dengan status gizi pada siswa SD di Kota Palu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Sukadiyanto. 2010. Stress dan Cara Menguranginya. FIK Universitas Negeri. Yogykarta.

Krisnatuti, Diah. Laela, Nur. 2008. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Stres pada Anak Usia Sekolah Dasar yang Sibuk dan Tidak Sibuk. Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Rusmil, Kusnandi. 2010. Deteksi Dini Gangguan Psikosomatis pada Anak. Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedoktereran Universitas Padjajaran. Asosiasi Kesehatan Jiwa Anak dan Remaja Indonesia (AKESWARI). Jakarta.

Patellongi. Ilhamjaya. 2013. Fisiologi Manusia Memahami Beberapa Aspek Homeostasis. Bagian Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Leutika Books.

Wijayanti, Agung. 2013 Pengaruh Senam Otak Terhadap Penurunan Tingkat Stres Anak Usia Sekolah di SDN Nginden Jangkungan I Surabaya. Prodi Ilmu Keperawatan STIKES Insan Unggul Surabaya.

Resta, G. P. 2013. Hubungan Antara Keterlibatan Psikologis Di Sekolah Dengan Kebahagian Subjektif Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama. Universitas Pendidikan Indonesia.

Supariasa, dkk. 2002. Penilaian Status Gizi. EGC. Jakarta

Syatyawati, Riska. 2013. Hubungan Antara Status Gizi dengan Prestasi Belajar Anak Sekolah Dasar di Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar Kebumen. Fakultas Kedokteran Universitas Muhamadiyah Surakarta.

Siswanto. 2007. Kesehatan Mental. Yogyakarta.

Tirta, M.P.L.K, dkk 2006. Status Stres Psikososial Dan Hubungannya Dengan Status Gizi Siswa SMP Stella Duce 1 Yogyakarta. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, Volume 6, No 3. Maret 2010.

Best, C. et, al. 2010. The Nutriton Status of School-Aged Children.

Soetjiningsih. 2012. Tumbuh Kembang Anak. Penerbit Buku Kedokteran, EGC. Jakarta.

Published
2019-04-26
How to Cite
Andi Yulinda, Suriany, D., & suciaty, salmah. (2019). ANALISIS HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN STATUS GIZI SISWA SD DI KOTA PALU. Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 1(1), 6-11. Retrieved from http://jurnal.fkunisa.ac.id/index.php/MA/article/view/16
Section
Articles